Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan

6/02/2019

SELAMAT MENUNAIKAN IBAH NGOPI



Sebelum kuminum hidangan kopi panas tanpa gula, kupastikan terlebih dahulu agar bayangmu tak nampak bersama pada kopiku. Jikapun bayangmu hadir, setidaknya aku masih bisa menikmati bahwa kopiku benar – benar pahit. karena gula sebagai pemanis kopi hanyalah bagi mereka yang ingin merubah kesejatian dari kopi itu sendiri. Bagiku merubah kesejatian rasa kopi adalah satu yang tak kuinginkan. Yang ku inginkan hanyalah kesejatian itu senditi, dan pada secangkir kopi tanpa gulalah aku bisa menemukan dan merasakan bahwa sejatinya kopi itu pahit.


Sukabumi, 23 mei 2017
Ibnu saepul bahri

MENARI DI KESEPIAN

Menari – nari dikesepian memang kadang membosankakn Tak seperti bermain di riak gemuruh ombak di keramainan Tapi terkadang menikmati sambil mensyukuri kesepian jauh labih baik Daripada bermain dikeramaian penuh dengan riakan kesombongan

Sukabumi, 8 Agustus 2018
Ibnu Saepul Bahri

10/06/2016

"SELAMAT ULANG TAHUN CINTA"

Cinta Besok adalah hari istimewamu Telah aku hitung hari demi hari Agar aku tak lupa, hari dimana kamu dilahirkan Jujur, aku ingin sekali merayakan hari istiwamu Membawakan kue, kado yang berharga dan meniup lilin berdua Atau duduk bersama di caffe dengan sajian menu yang istimewa, serta suasana malam yang begitu indah Mungkin seperti orang terdekatmu yang pernah dilakukan dulu Maaf jika aku hanya bisa merayakan hari istimewa Dian dengan penuh kesederhanaan. Tepat jam 00.00 dihari bertambahnya usiamu Dengan keikhlasan aku akan membacakan ayat ayat indah dari al-qur'an Dengan keikhlasan aku akan membacakan Shalwat terhadap Paduka Alam Dengan keikhlasan aku akan membacakan tawasul kepada para Ambia, para Aulia, para Syuhada, para Sholihin, para Alimul Ulama dan kepada para pendahulu kita yang memiliki kejernihan hati serta kebaikan budi pekerti. Akhirnya kado sederhana driku adalah Do'a teriring selalu buat kebahagianmu. Sekali lagi tak ada kado istimewa dariku Mungkin hanya sedikit rezeki yang Insya Allah besok aku akan rasakan dengan Anak anak yatim Agar turut serta mendo'akanmu Somgadalam gerak langkah, ayunan tangan semuanya ada dalam keberkahan... Amin ya Allah ya robbal alamin. "WILUJENG TEPANG TAUN" Barokallahu fi ilmihim, barokallahu fi rizkihim wabarokallu fi kulli hayatin.

Sukabumi, 06 oktober 2016
A. Zaenul Falah 00.00

8/29/2016

KITA RINDU

Kita rindu akan keadilan
Kita rindu akan kejujuran
Kita rindu akan kedamaian
Kita rindu akan perdamaian
Kita rindu akan kasih sayang
Kita rindu akan kesejahtraan
Kita rindu akan kemakmuran
Kita rindu akan kemerdekaan
Kita rindu akan kesejatian cinta
Kita rindu akan segala keindahan yang pernah tercipta
Sebab semuanya pernah terjadi
Di tempat yang pernah adam dan hawa huni sebelum akhirnya diturunkan kemuka bumi
Dan akhirnya adam memeberi tahu dan cara bagaimana kita untuk kembali

Sukabumi, 28/08/2016
A. Zaenul Falah
22:11

8/24/2016

RINDUKU

Tak ada gelap segelap jauh darimu
Tak ada terang seterang sayu matamu
Tak ada lagi bintang yang indah seindah senyum bibirmu
Ketika bayanganmul menjauh membentang
Kau membuat rindu dan harapku terus bergumam
Sebab kau pernah menjadi senja yang menyinari
Memberi kehangatan untuk sebuah harapan
Dan karena kamulah, aku mampu menenggelamkan kisah masa kelam
Namun rupanya senja tak mampu terus menyinari
Ia berjalan pergi memanggil gelap
Hingga kehangatan harapan berubah menjadi gumpalan kesedihan dan kerinduan
Yang menyisakan aroma tawa dan isak air mata.

Sukabumi, 24/08/2016
A. Zaenul Falah
22.28

8/23/2016

SAKIT HATI YANG TAK MEMBENCI

pada akhirnya kita sama sama sakit hati, setimpal dengan keindahan yang pernah kita cita-citakan. biarkan kita sama sama merasakan sakit hati dengan tidak saling membenci. agar kelak kita sama - sama lebih bisa waspada dan berhati hati saat semuanya kembali dimulai dengan hati.

Sukabumi, 23/08/2016
A. Zaenul Falah
21.10

LUPAKAN

Atas keegoisannya yang merasa paling benar dan paling tersakiti ia terus bicara Mencoba mencari pembenaran dan pembelaan atas dirinya sendiri Hingga merubah fakta seolah kami yang menyakiti Agar semuanya memang tak bisa diperbaiki karena mungkin itulah yang sebenarnya ia inginkan Tapi kenpa selalu memberi harapan saatku perjuangkan Maka dalam kerinduan aku berusaha untuk kembali menyapanya Mengungkapkan bahwa masih pantaskan kalau kau kuperjuangkan Namun tak ada isyarat dan pertanda untuk kita kembali saling mengisi Yang ada malah deretan pertanyaan yang memojokan Mengungkap semua kesahan tanpa mendengarkn penjelasan Seperti sedang dihakimi tapi tanpa diadili Hingga ia berkata bahwa aku hanya berucap sayang tanpa ada kenyataan kini aku harus memaafkan dan merelakan Bahwa kau memang tak pantas untuk kuperjuangkan Hingga akhirnya aku memutuskan untuk membelakangi dan tak akan menoleh lagi Maka akupun berjalan meninggalkan semuanya Membersihkan semua duri yang pernah kau tanam Sambil menata beragam warna yang terukir dalam bayang Pada senyum baru yang menyapa dengan hangat dan penuh harapan....

 Sukabumi, 23/08/2016
A. Zaenul Falah
00.56

8/22/2016

SEGENAP HARAPAN

Ya Allah dalam sunyi aku panjatkan segenap do'a dan harapan Dengan segala kerendahan hati dan kejernihan berfikir aku mencoba memejamkan mata Membuang segala kesombongan, keangkuhan yang tak pantas dihadapkan kehadiratMu yang maha suci nan maha agung Hanya kerendahan dan rasa penuh dosa aku memohon atas rahman dan rahimMu Dari langkah kaki, ayunan tangan, tatapan mata, mulut bicara serta telinga mendengar yang sering kali jauh dari keridhoanMu Dari rasa Iri, dengki, sombong serta riya yang membuat Engkau murka Ya Allah... Jika bukan karena maha Rahman dan RahimMu sudah pasti aku berada di lembah kenistaan dan kehinaan yang tak terkirakan "Robbama dzolamna angfusana, wailam tagfirlana lanakunnana minal khosirin watub alaina innaka anta tawaburrahim"

1/22/2013

“Kata Letih Menjawab Pedih”




Mengapa kau buat kami semua terjelembab pada sebuah kebingungan
Disaat ketidaktahuan akan hilangnya pegangan
Disaat ketidakberdayaan untuk melakukan sebuah tindakan
Ribuan pertanyaan telihat dilangit dengan penuh kegelapan
Ratusan kata-kata tak mampu merangkai sebuah jawaban untuk sebuah kenyataan dibalik pertanyaan
Hanya kata letih memjawab pedih
Aku tak ingin hatiku redup dan mataku berair
Hanya karena kebingungan untuk berjalan mencari sandaran
Karena kemisteriusan yang selalu diungkapkan
Dari mereka yang mempunyai kepentingan
Aku ingin...tolong hentikan semua ini
Dari kepentingan yang membuat kami kebingungan


Ibnu Saepul Bahri
Bandung, 21 Januari 2013
Jam 02:21


10/24/2012

Kumpulan Sajak-Sajak Indah




AYAH

Lima tahun suda kau tinggalkan aku
Tanpa kata, tanpa suara
Hanya kenangan yang kau berikan
Kini aku sadar, ketiadaanmu menjadikanku untuk lebih dewasa
Ada hikmah yang besar di balik kepergianmu Ayah
Kemandirian, Kesabaran, Kepasrahan itulah yang aku dapatkan
Mungkin jika kamu masih ada semua itu tak akan ku dapatkan
Ya Robb…
terimaksih atas rahasia yang kau berikan kepadaku, di balik kepergian Ayahku
selamat jalan Ayah
…
Ibnu Saepul Bahri,
Bandung, 08 Oktober 2012